![]() |
| Sumber Gambar: Status Facebook Alin You |
Banyak orang yang beranggapan kalau menunggu itu pekerjaan yang membosankan. Ya, menunggu seseorang yang sudah bikin janji sama kita. Ya, menunggu kapan waktu pulang--bagi pekerja kantoran sepertiku. Ya, menunggu kapan Allah akan menghadirkan jodoh terbaik untuk kita (kita? Gue aja kali yes). Everything deh pokoknya. Eit tapi, ada nggak ya yang menunggu kapan ajal akan menjemput?
"Wuih, jangan sekaranglah. Gue kan masih muda."
"Jangan ngomongin ajal ah, takut gue."
"Gue belum mo mati. Masih banyak mimpi-mimpi gw yang belum terwujud."
Heuheu... :-) :-)
Sebenarnya aku juga sama kok kayak kalian. Takut juga ngomongin soal kematian, tapi suka mengeluh soal menunggu dan selalu bilang menunggu itu pekerjaan yang membosankan. Nah, kalau menunggu kematian, bosan nggak, ya? Tentu nggak banyak yang bakal jawab, "Ya, bosan juga seh. Kapan, ya, gue matinya?" :D
Manteman, sejatinya hidup itu juga menunggu, lho. Menunggu kapan kita akan kembali ke Sang Pencipta untuk mempertanggungjawabkan semua hal yang telah kita perbuat selama hidup ini. Apakah hidup kita diisi dengan hal-hal positif sesuai jalurNya, atau malah sebaliknya? Apakah bekal kita untuk menghadap Sang Pencipta sudah cukup? Amalan baik kita lebih berat daripada amalan jahiliyah kita? Nah, masa 'menunggu' inilah sebaiknya kita isi dengan mulai perbaiki lagi bagaimana kualitas hidup kita selama ini. Jangan sampai masa 'menunggu' itu menjadi sia-sia hanya karena kita kebanyakan mengeluh atau juga terlalu santai.
Hiii, seram amat, ya! Tenang, tenang, itu bukan terucap dari mulutku, lho. Suer! Tapi ini hasil bincang-bincang sama seorang teman saat aku mengeluhkan soal menunggu. :-)
Jadi, masih berani bilang, "Menunggu itu pekerjaan yang membosankan?"
***
Pertama kali di-posting pada akun Instagram milik penulis sendiri: @alin_you. Tertanggal 18 Januari 2017.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar