Rabu, 01 Maret 2017

[Puisi] Tangisan Langit Senja

Tangisan Langit Senja (koleksi pribadi)

Senja tampak suram dan enggan bersahabat denganku
Dibiarkannya langit menangis sepuasnya
Tak diacuhkanya genangan air di sepanjang jalanku
Membuatku terjebak
Menyingkir
Dan akhirnya mengalah



Senja
Murkakah ia padaku?
Sehingga tega berkomplot dengan langit untuk menghambat langkahku
Yang hanya ingin berselimut manja
Menikmati tarian hujan yang tersaji lewat lukisan jendela

Senja mendengus
: apa enaknya menikmati tarian hujan lewat lukisan jendela
Di sini semua tersaji gamblang tanpa sekat
Menarilah bersama hujan
Nikmati lenggak lenggok mesranya
Dan larutkan semua rasa yang ingin kauhempas

Kupandangi Senja dan tersenyum
: oke, mari kita berdansa.

***

Karawang, 01 Maret 2017
at. 4:00 PM
Saat terjebak hujan di depan RM Bu Cucu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[Coretan] Pemutaran Perdana Film Dilan 1990: Satu Studio Full, Tak Ada Kursi yang Tersisa

Poster Film Dilan 1990 (Sumber: bioskoptoday.com) Kamis lalu (25/01/2018) merupakan pemutaran perdana film Dilan 1990 di seluruh bios...